Nah di postingan ini mimin mau ngejelasin alasan kenapa Ramen Honolu belum mendapatkan Sertifikat Halal MUI. Karena banyak dari Kakak-Kakak semua yang mempertanyakan tentang kehalalan Ramen Honolu, makanya mimin mau ngejelasin nih, dibaca baik-baik ya ^^
Alasannya karena kurangnya SDM (Sumber Daya Manusia), Loh kok cuma karena kekurangan SDM bisa jadi alasan tidak bisa menerima sertifikat Halal MUI. Jadi ada ketentuan dari MUI bahwa jika ingin mendapatkan sertifikat Halal MUI dibutuhkan tim, namanya Tim Manajemen Halal. Tim ini nantinya akan terus memantau semua proses dan seluruh bahan yang digunakan di Ramen Honolu sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan dari LPPOM MUI. Dikarenakan hal ini, agar bisa menjaga dan menjamin keseluruhan proses dan kehalalan seluruh bahan yang digunakan, maka salah satu dari Staff kami telah mengikuti Training yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI selama tiga hari dua malam di Bogor dan disertai dengan Uji Kompetensi Penyelia Halal.
Nah dari Training dan Uji Kompetensi tersebut, Staff kami berhasil mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) sebagai Penyelia Halal. Buat yang nggak tau apa sih itu LSP, mimin jelasin nih Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mendirikan LSP pada tanggal 5 April 2016 untuk ikut berperan dalam mengembangkan standar kompentesi sumber daya manusia di bidang penjamin produk halal dengan standar kompetensi kerja nasional (SKKN) yang disusun MUI. LSP adalah satu satunya lembaga pemegang lisensi pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja di bidang penjamin produk halal di Indonesia, bahkan di dunia. LSP telah diakreditasi oleh BNSP sehingga profesi yang telah mendapatkan sertifikasi profesi akan diakui secara nasional maupun internasional. Mimin mau ngasih liat nih sertifikat kompetensi staff kami.
Nah untuk membuat kakak-kakak Honolu Lovers lebih percaya mimin mau ngasih tau contoh produk Halal MUI yang kami gunakan 😊.
Mimin mau ngasih tau nih salah satu produk yang ada di Ramen Honolu, bubuk cabe Boncabe. Kenapa sih bubuk cabe yang kami gunakan adalah Boncabe? nah pertanyaan ini sering banget ditanyain kakak2. Mimin kasih tau alasannya adalah staff kami baru menemukan boncabe yang bersertifikat Halal MUI. Alasan kedua adalah Ramen Honolu Ebisu dan Honolu Namba juga menggunakan Boncabe untuk bubuk cabe yang digunakan. Dengan komitmen untuk tidak mengubah tentang Ramen Honolu, kami menyediakan boncabe agar sama dengan Honolu Ebisu & Honolu Namba 😀. Next ada minyak cabe atau yang disebut dengan rayu, nah rayu ini paling pas banget buat ditambahin ke menu ramen di Ramen Honolu, buat kakak-kakak yang suka pedas mimin rekomendasiin rayu buat menambah sensasi pedas 😋.
Mimin kasih liat merek rayu yang Ramen Honolu gunakan, label halalnya ada di tengah sebelah kiri produk. Jadi gimana ka? jangan ragu ya buat menambahkan rayu di ramen pesanan kakak untuk menambah sensasi pedas💥. Produk terakhir yang mau ngasih tau ada Shoyu, pasti kakak-kakak pada tau kan shoyu itu apa? yes kecap asin yang sering digunakan untuk cocolan sushi hehe 😅 di Ramen Honolu kan nggak ada menu Sushi jadi mimin rekomendasiin shoyu untuk menemani side dish gyoza kami, perpaduan rasa gurih shoyu ditambah gyoza yang juicy pasti bikin kakak-kakak ketagihan 😁
Nih dia produk shoyu yang kami gunakan, label halal ada di tengah sebelah kiri produk. Masih banyak produk halal yang kami gunakan di Outlet kami, mimin mohon maaf kalau nggak bisa semua mimin jelasin di Blog Ramen Honolu, buat kakak-kakak yang penasaran dateng ya ke Ramen Honolu 😉
Selain itu, seluruh fasilitas produksi di Ramen Honolu adalah 100% Halal Facility, jadi Kakak-Kakak tak perlu khawatir akan adanya kontaminasi barang atau bahan non halal di Honolu. Staff Kami yang mendapatkan Sertifikat Penyelia Halal yang menjamin semuanya.
Semoga penjelasin ini bisa memuaskan rasa penasaran kakak-kakak ya kenapa Ramen Honolu belum mendapatkan sertifikat Halal MUI 😊.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar